March 14, 2008

Hanya Aku..

Posted in Poem, Prosa at 9:40 am by justrere


tega nian dirimu
perlakukan ku seperti ini
seolah tak bersisa
sekelumit kenangan yang lewat

aku yang selalu bersamamu
mendengarkan celoteh keluhmu
memberikan bahuku ‘tuk sandaran
menggengam jari jemarimu

semudah itu kau pergi
tinggalkan diriku
terpuruk meratapi kebisuan

semudah itu kau campakkan
hatiku yang menggebu padamu
tersingkir oleh asa yang menguap

kau pasti akan kembali
di pelukanku
karena hanya aku
yang mampu mencintaimu, jiwa dan raga
kau pasti akan berada
dalam genggaman hatiku lagi
karena hanya diriku
yang kau butuhkan
saat ini, dan sampai kapan pun
hanya aku yang ada dalam hati dan semua mimpimu

*Ditulis di kelas, saat mengantuk mendengarkan penjelasan bapak dosen.. Diposting menggunakan mySE K510i. Inspired by Afgan’ song, ‘Sadis’*

Bentoya @ Tunjungan Plaza Surabaya

Posted in Makanan at 7:53 am by justrere

Menu Bentoya - By Photobucket

Beberapa waktu lalu, saya melihat promo Bentoya di Tunjungan Plaza
Karena tertarik dengan promo Buy 1 Get 1 Free dengan menggunakan BCA Credit Card, maka saya mengajak Inggit untuk mencoba di sana. Dari beberapa restoran jepang, Bentoya belum pernah saya kunjungi. Favorit saya masih Hachi-Hachi Bistro, enak dan sesuai kantong 🙂

Datang ke Bentoya TePe sekitar jam 14.00, yang terletak di Lantai 5, jalan menuju SoGo. Suasana juga tidak begitu ramai. Dari luar memang, interior yang menggunakan warna dasar ungu, Bentoya terkesan ekslusif, sehingga tidak mengherankan jika mungkin banyak orang mengira harga makanan di Bentoya tergolong mahal, termasuk saya pribadi. Saya dan Inggit memilih untuk duduk di bagian atas dengan sofa membelakangi jalan. Begitu Anda datang, Anda akan disambut dengan salam khas resto jepang, “Moshi-Moshi” secara serempak dari pelayan-pelayannya. Selanjutnya, kami segera memesan menu. Kami memesan 1 Chicken Teriyaki, 1 Mie Ramen, dan 1 Karagee Roll. Lalu untuk minumnya, kami kami memesan 1 Lemon Tea dan 1 Sprite dengan vanilla ice cream di dalamnya (saya lupa nama menunya).

Beberapa menit kemudian, pelayan mulai mengantarkan sendok dan sumpit untuk makan. Tak beberapa lama, muncul minuman kami. Saya mencoba minuman yang saya pesan, sprite dengan ice cream. Di tenggorokan terasa lebih lembut karena ada ice cream tersebut dan ditambah sensasi sodanya, benar-benar melegakan tenggorokan di waktu siang, mengingat cuaca Surabaya yang panas, meskipun kala itu hujan baru saja turun 🙂 Selanjutnya, pelayan datang dengan membawa makanan yang telah kami pesan sebelumnya.

Mie ramen disajikan dalam mangkuk setengah panas dengan ukuran cukup besar. Di dalam mie ramen, terdapat mie, beberapa potong daging ayam, sedikit sayur, dan beberapa bawang bombay dan dipenuhi kuah. Dari harumnya, tercium aroma segar, menggugah agar segera mencicipi hidangan ini selagi hangat. Kuahnya gurih, mie nya cukup kenyal dan daging ayamnya empuk, jadi tidak susah menelannya (saya punya sedikit masalah dengan per-daging-an 🙂 ). Yang menarik minat saya, terdapat lembaran-lembaran hijau di dalamnya. Saya pikir tadi itu sejenis sayur bayam (entah apakah di Jepang juga ada bayam 😛 tapi kalau ingat Popeye makan bayam, mungkin ada yah.. 😛 ). Tapi setelah saya amati dan saya rasakan kembali di lidah saya, saya jadi ragu. Teksturnya lebih lembut dari bayam, tidak ada serat yang tampak seperti pada sayur. Saya kira ini sejenis jamur, seperti jamur kuping, cuma ini berwarna hijau.

Chicken Teriyaki, disajikan di atas mangkuk yang berisi nasi 2/3 nya. Diatas nasi ada potongan ayam yang dipotong memanjang. Yang beda, ayam ini dibakar, sehingga bumbu dan aroma setelah dibakar terasa sekali. Beda dari Chicken Teriyaki yang pernah saya makan sebelumnya. Selain itu, juga terdapat telur dadar yang diparut menyerupai keju, cukup unik.

Ketika kami sedang menikmati menu utama tadi, pesanan kami yang terakhir, Karagee Roll, datang juga. 1 porsi Karagee Roll berisi 8 roll. Harga yang ditawarkan pun masih terjangkau, di bawah Rp. 20.000,-. Yang saya suka dari aktivitas makan di resto jepang adalah menu-menu seperti ini. Karena rasanya benar-benar beda, berasa jepang banget 🙂 Kalau Chicken Teriyaki mungkin lebih ke arah Western Food. Menu Mie Ramen yang saya pesan juga unik, karena saya belum pernah mencicipi sebelumnya. Entah bagaimana rasa Mie Ramen dan Karagee Roll di negara aslinya 🙂 Harga yang dibandrol untuk menu-menu utama tadi masih terjangkau, rata-rata kurang dari Rp. 40.000,- apalagi dengan porsi yang sangat mengenyangkan. Bagi yang hobi makan di resto jepang, silahkan mencoba 🙂

Rere and Inggit - By Photobucket