09.16.08
Tak lagi serasa
tak ada niat
untuk menyakitimu
tak ada ingin
untuk menghancurkan mimpimu
mungkin…
hati ini masih sama bentuknya
tetapi…
rasa ini tlah berbeda
mungkin dulu salahku
membiarkan dirimu menunggu
diantara ketidakpastian
tapi kau tetap menanti
tapi inilah diriku
semuanya tlah berubah
tak sperti dulu
tak lagi serasa
maaf harus begini akhirnya
bagiku rasa yang ada dulu
hanya ada di masa lalu
sekarang tak lagi serasa
nb : maaf jika akhirnya seperti ini. semoga kita masih bisa menjalin pertemanan yang baik, yah
yakinlah, Dia sudah menyiapkan seseorang yang terbaik bagimu. terimakasih atas semua kebaikanmu selama ini.




Anang said,
September 16, 2008 at 10:46 am
iya re, makasih ya… semangat… masih ada yg terbaik
aRuL said,
September 16, 2008 at 1:19 pm
mmm no comment ah, terlalu dalam…
Johan Asa said,
September 17, 2008 at 12:02 am
meski tak lagi bersama. rasa ini tetap sama. setidaknya padaku. entahlah padamu. ————> newbie puisi nantangin master. hakhakhak. piss jeng.
-k- said,
September 17, 2008 at 8:41 am
sejak kapan jadi puitis??
AngelNdutz said,
September 17, 2008 at 8:56 am
huhuhu…dari dulu beginilah cinta deritanya tiada akhir
Nana said,
September 17, 2008 at 9:57 am
cie cieee….. kq gw ga pernah denger soal ini dari lo yaaa…??? hmmm… *mikir*
Rethâ„¢ said,
September 17, 2008 at 10:05 am
Tak lagi serasa…
ah, dalem.
Seandainya dia berani untuk jujur dan mengatakan hal ini ke aku waktu itu, daripada pergi begitu saja tanpa ada alasan dan penjelasan untuk membuatku mengerti…
…mungkin aku ga akan merasakan sakit hati yang teramat dalam seperti yang aku rasakan saat ini.
…mungkin aku akan bisa menerima dan memaafkan seperti kamu dan dia Re.
Mungkin.
*alaaaaahh, kok jadi aku yg ber alegori seperti ini ya*
Manik said,
September 17, 2008 at 7:51 pm
Mudah2an beliau bisa menerimanya dgn lapang dada
indra1082 said,
September 19, 2008 at 9:54 am
Daleeeeeeemmmmmmmm….
wahyukresna said,
September 19, 2008 at 10:55 am
sabar ya… mungkin ini jalan yang terbaik…
shei said,
September 19, 2008 at 12:22 pm
whom u talk to??
jangan jangan..
diorockout said,
September 19, 2008 at 4:19 pm
nendang..
*hiks
balung said,
September 19, 2008 at 4:21 pm
nyepam ahhhh…
Re.. saiki cedek ambe sopo?
achoey sang khilaf said,
September 19, 2008 at 7:53 pm
pandai merangkai kata sobat
Adams said,
September 22, 2008 at 2:17 pm
yang lalu segan untuk diingat ya
achoey sang khilaf said,
September 23, 2008 at 5:28 pm
Minal Aidin Wal Faidzin
afwan auliyar said,
September 24, 2008 at 2:58 pm
semoga selalu da penggantinya
deedee said,
October 16, 2008 at 12:50 pm
JLEB….! (“bunyi piso nancep”) dalem euy…. baca ini kayak lagi ngaca…. hwakakakak… curcol… but, life must go on any way kan…? nice poem, really it is… salam kenal yak… =)