April 10, 2008

cdma wafat… -_-

Posted in Journal at 7:45 pm by justrere

Akhirnya, wafat juga cdma tersayang…. :( Kemarin malam, keluar nonton ma Aunty di PeTeCe. Pulangnya ujan deres banget. Aslinya keluar dari PeTeCe, enggak terlalu parah ujannya. Berhubung dah malem, PeTeCe dah mau tutup dan takut tambah deres, kita buru-buru cabut ke rumah Aunty, di Darmo Permai. Ternyata, di jalan ujan tambah deres bangetz. Saya hanya pakai jaket, jas ujan saya pakaikan ke Aunty, secara dia besoknya kerja, gak lucu banget kalo dia yang sakit. Ntar dia gak dapet gaji, nah sapa yang bayari makan dan belikan saya baju lagi???? :D

Sesampainya di rumah Aunty, saya sudah benar-benar basah kuyup, enggak mungkin balik ke rumah. Secara Aunty juga tinggal sendirian dan mengingat keadaannya setelah ngobrol di Food Court, saya tidak tega meninggalkannya, dan perasaan saya juga bilang, I should stay with her tonigth. Jadilah saya pakai bajunya ketika masih langsing, hehehehe :P

Saya masih enggak sadar kalo air ujan merembes ke dalam tas saya, secara tas saya berbahan kulit, harusnya tahan. Saat membuka tas… Dieng! Cdma-ku kena air…. secara casing belakangnya udah gak bisa nutup rapat, bertahan karena isolasi, akhirnya air merembes kedalamnya. Saya enggak tahu, kalo udah kena air, harus dibuka cukup lama, biar airnya bener-bener kering. Tapi, saya cuma lap pake tisu, dan saya nyalakan. Dan ga nyala blas! Baru tau, kalo kayak gitu akhirnya bisa konslet :( Tadi waktu ke ITS, menemui Khuclukz, saya bongkar dengan meminjam obeng-obengnya. dan sudah ada yang gosong. Karena masih berharap, cdma saya masih ada nyawa, saya tanya Khuclukz sampe 3 kali mungkin, apa iya ini konslet, dan jawaban dia, adalah iya. Hiks… Hiks….. habis sudah harapan saya…. Bingung gimana tanpa internet…. Tak bisa posting (alamat hiatus…), tak bisa googling cari data (meski data yang saya cari bukan tentang skripsi saya)…. Ndutty waktu denger ini, malah pake mengheningkan cipta segala!! “Ndut, awas pembalasanku!!”. Aunty malah nyuruh saya kerja TA saja. Kalo dipikir-pikir, emang kalo ada inet, saya gak bakal nyentuh TA saya. Godaan untuk posting, komen, browsing, selalu jauh nikmat. Yah, mungkin ini saatnya……

nb : hari ini ada berita lumayan hepi. Kemungkinan besar setelah sidang Tugas Akhir, akan berangkat ke Jakarta… Seneng deh…. hehehehehe, tengyu…… :) Semangat-semangat…! Jakarta tunggulah dirikyu! :)

April 7, 2008

Terbiasa..

Posted in just me, heart n mind at 7:59 am by justrere


membangunkan sapanya
saat ku terjaga
di pagi hari

menderngar ceritanya
saat ku akan terlelap
di malam hari

terbiasa dengan,
suara beratnya,
aroma maskulinnya,
hangat tatapannya,
hanya miliknya..

ku hanya ingin
mendengarnya sekali lagi
ku hanya mau
merasakan kedamaian
saat bersamanya

- akhirnya, aku bisa mendengarkannya kembali..-

ditulis di Malang, di kamar Neng (nengbiker.com) dengan henpunnya SE K610i dan Axis :)

April 4, 2008

CybErPrenD…

Posted in Journal at 8:49 am by justrere

Sejak mengenal dunia internet sejak masuk SMA, sudah membuat saya ketagihan :) Mulai dulu masih jaman belajar bikin email, chatting lewat Mirc, sampai era PrenSter dan blogging world. Akhirnya kecemplung di iSTTS, nekat mengambil S1-Informatika, meski semua hasil tes psikologi saya menyarankan menjadi dokter atau manajemen dan psikolog (tingkat keseuaian dengan personality saya sampai diatas 90%!) :D . Karena rutinitas di iSTTS yang seperti kerja romusha, begadang sampai jam 3 pagi, dan mesti sudah di lab jam 8 pagi, membuat saya tak punya waktu buat bergaul dengan teman-teman selain kampus. Kalau bergaul dengan teman-teman kampus, paling di ruang Hima, bikin project, berkutat dengan coding”, sampai lingkar mata jadi gelap :(
So, thanks to Internet! Lewat media ini saya menemukan blog, sekitar 2 tahun lalu. Di dunia per-blog-an ini mulai membuka diri, bertemu teman-teman yang hanya bisa ditemui lewat internet. Saling memberikan komen, saling berkunjung dari satu blog ke blog lain. Sampai akhirnya kopdar. Dulu kumpulan blogger surabaya namanya, Cangkrukan. Ingat banget waktu kopdar di pinggiran kali di daerah deket panjang jiwo, hahahahahahaha, seru :D Akhirnya ketemu dengan si mas (sengaja URL disembunyikan, menjaga hati :P ), yang memberikan cahaya dalam hidup saya :P Sempat hiatus selama 1 tahunan, karena ditinggalkan ma 2 orang terdekat sekaligus, hahahahahaha :D Lalu, tiba-tiba kangen dengan dunia menulis lagi, akhirnya bertemu dengan teman-teman TPC, TuguPahlawan.com, komunitas blogger surabaya (Bagi yang tinggal di luar Surabaya, tapi memiliki ikatan dengan Surabaya, boleh gabung kok). Dan ternyata anak” TPC banyak programmer juga, walah…… emang sudah jalannya kali yah…… Jadi mereka support saya dalam TA saya :)

Dan, beberapa waktu lalu, karena ada orang aneh bin ‘sok lugu’ keliru bikin komen di blog, Neng, akhirnya membuat kita harus chatting di YM. Biasanya sih, saya masih agak menjaga sikap jika bertemu pertama kali, melihat sikap lawan bicara dulu. Tapi beda ma mahluk satu ini. Entah kenapa, tiba” saya sudah terjerumus ‘melambungkan’ (baca : ngerjain) dia, padahal dia 3 tahun di atas saya, hahahahahahahaha :D Neng, kamu bener-bener menghibur dech….! :D Sebenarnya saya memang ada rencana ke kota tempat dia tinggal, menemui teman baik saya sejak SMP di Madiun dulu, eh Neng malah nodong minta Coffee Toffee segala plus JCo. Dasar! Malah Neng batalin jadwal ersopgan (nulisnya : Air Soft Gun, Neng yang nulis begini) segala. Dan akhirnya dia mengaku perasaannya tentang saya di blognya, disini. Wah, baru tau saya, dia begitu jatuh hati dengan saya :D Nah, waktu chatting pertama, dia sempat nyeletuk tentang affairnya dengan orang yang katanya menjanjikan Kupi Tupi, hehehehehehe :P Ini skrinsyut nya :

See you soon, Neng… Ntar puas-puasin deh kangen-kangen ma aku yah…. :D

April 3, 2008

Break for a while….

Posted in Journal at 11:20 am by justrere

Sejak beruntun beberapa kejadian yang membuat saya kembali ke fase mellow, seharian kemarin tak bisa melakukan apapun. Begitu banyak pertanyaan yang muncul, tanpa tahu jawabannya sedikit pun. Bahkan terlintas untuk hiatus, break for a while dari dunia blog. Meski saya tetap menulis, meski saya curahkan di tempat lain. Mungkin di blog lama saya, yang tidak banyak yang tahu alamatnya, meski sempat saya singgung di blog saya ini :) Mungkin juga menulis di beberapa portal yang mengijinkan saya menulis dengan konsep citizen journalism (Silahkan googling kalau tidak tahu artinya :) ).

Tadi malam, yang seharusnya saya hadir di KopDar TuguPahlawan, saya tidak hadir. Padahal agendanya sedang membahas Aksi Anti Kelaparan dan Gizi Buruk. Maafkan saya tidak bisa hadir ya…. Tadi malam saya mengunjungi Adhek saya, Unyil, di Graha Pena. Sebelumnya, sore hari waktu chatting dengan Adhek di sela-sela deadline dari KG, saya ajak dia keluar. Dia mau dengan syarat saya mentraktirnya di Coffee Bean :) Saya sanggupi, toh demi Adhek kan.. :P Tapi semuanya batal karena dia tidak bisa keluar kantor, akhirnya saya yang ke kantornya. Sebetulnya mau saya pesankan Coffee Toffee demi menemaninya begadang di sela-sela kerjaannya, tapi saya lupa telponnya Mamat, baristanya Mas Avy (Mas, sms ke aku telpunnya Mamat yah :) ). Sore itu pula Maz Crurly chatting dengan saya, dengan percakapan yang mulai menghangat tidak seperti beberapa hari lalu :) Malah sempat nyerempet-nyerempet, saling becanda, hehehehe, seneng juga, meski belum sempat dengar suaranya serak ketika bangun tidur :)

Sesampainya di Graha Pena, ada beberapa teman wartawan grup Jawa Pos yang sempat dikenalkan kepada saya. Saya dan adhek malah tidak banyak ngobrol, entahlah, hehehehehe :P Cuma saat saya cerita tentang Maz Curly, dia cuma senyum. Saya jujur padanya saat saya sempat su’udzon aka berburuk sangka padanya, sorry, dhek….. Waktu saya cerita tentang keadaan saya akhir-akhir ini, dia cuma memandang dengan tatapan yang menurut saya meremehkan :P dan senyum centilnya :) Dia cuma koemtar, “ngapain mellow-mellow sih?”, lalu saya jawab, “kayak kamu enggak ajah”. Dia balas, “kamu nemen, sist”. Jeder! Dasar yah! Tapi aku seneng kok. Malam itu, kita jadi menertawakan ke-mellow-an saya. Saya jadi teringat, Ndutty, dia pernah bilang, “mungkin kita sekarang marah, sedih berlebihan, tapi someday kita pasti menertawakannya kok”.

Pagi ini melihat komen di blog, kaget komen dari Ahek bejibun bangetz :D Mulai dari protes lucunya sampai nasihat dodolnya buat menikmati proses ke-mellow-an :) Jadi mikir, ternyata sudah laaaaammmmaaaa banget enggak mellow kayak gini. Lebih dari satu tahun tidak merasakan mellow seperti ini :P Akhirnya mulai ada sedikit perbaikan hati dan suasana :) Jika kemarin langit biru masih terlihat mendung, sekarang mendung mulai menjadi semburat awan yang menemani langit :)

Pertanyaan kali ini, kalo saya break bentar, bolehkan (meski tak tahu esensinya dan tetap menulis di tempat lain yang tak terdeteksi -mungkin hanya sifat childish :P – )?

Update :
Tiba-tiba terlintas…. Kalo lagi mellow, kita akan terkonsentrasi pada pikiran dan masalah kita sendiri. Merasa kenapa harus kita, apa salah kita, sampai merasa kita paling menderita, de-el-el. Cobalah lihat di sekeliling kita, begitu banyak yang bisa kita lakukan buat orang lain. Buat orang-orang di sekitar kita, buat orang lain yang membutuhkan uluran tangan kita, atau hanya sebagai sandaran dan tempat curhat bagi teman-teman yang selama ini kita tidak terlalu perhatikan. Dengan belajar peka dengan lingkungan sekitar, akan memberikan banyak hal positif yang akan kembali ke kita. Bukankah sebaik-baik manusia, ketika dia bisa berguna bagi sesamanya? :)

April 2, 2008

Ketika memutuskan sendiri….

Posted in just me, heart n mind at 9:40 am by justrere

ketika mencoba melarikan diri beberapa waktu lalu,
saya berharap lebih
ada pikiran yang lebih jernih untuk mengurai semuanya
meski akhirnya dia kembali
tapi dia berubah
atau hanya rasa ini saja?
entahlah……
dia menjadi dingin
tidak seperti biasanya
canda dan celoteh itu
hilang tak berbekas…
ketika mencoba mengerjakan project yang tertunda,
demi sidang pada bulan juni ini
tak mampu singkirkan kerisauan hati

diantara semua kekalutan hati
ada rasa syukur
karena ada dirinya
selalu ada dalam hari-hariku
menghiburku dengan ceritanya, tentang ponakannya,
tentang hari-harinya, tentang tulisannya, tentang kekasih hatinya…
celoteh, celaan, tangisan, semuanya menghiburku
melupakan sejenak kegalauan ini
kemarin,
hati dan otak ini tak kuat
hanya ingin melihatnya senyumnya, mendengar celotehnya
walau hanya 5 menit
dan jarak tempuh ke tempatnya jauh lebih panjang
dari waktu bertemu dengannya
tapi, aku yakin dia mampu menenangkanku
meski dia tak tahu kekalutan ini
kehadirannya mampu membuatku percaya
aku tak sendiri lagi, setelah dia yang lain memutuskan pergi

aku emosi, saat dia menguatirkanku
padahal dia hanya bermaksud care padaku
maafkan aku, aku benar-benar menyesal
tlah melukaimu
malam tadi aku kembali lari
keluar dari rumah jam 20.15, menjemput adhek di Graha Pena, langsung ke Sutos
Pukul 23.30 ketika keluar dari Sutos, sendiri menembus gelap malam
Tiba dirumah, hampir tengah malam, masih merevisi denah Ibu…
Pagi ini setelah mengerjakan amanat Ibu,
langsung menuju kenjeran, berusaha merasakan sedikit damai
hanya hati lebih lapang…

tiba dirumah, dengan perut kosong
membaca sms dari dia
kaget, tapi berusaha mengerti
naik ke lantai 2, tak mampu menahan lagi
akhirnya linangan itu keluar tak mampu ditahan
memohon dengan sangat agar bisa mendengarkan suaranya
menjelaskan apa yang aku rasa
tapi keputusannya dah dibuat
aku hanya bisa menghargainya
tak bisa memaksa apapun
saat dia juga pergi meninggalkanku sendiri
terhenyak…..
ketika kututup pembicaraan itu, kembali berlinang
rasa sakit karena dua orang terdekat saat ini,
yang telah membuatku nyaman,
perlahan tapi pasti pergi, meninggalkanku disini
sakit itu kembali hadir
hampir dua tahun aku menutup luka itu
akhirnya terkoyak lagi…..
aku mencoba mengerti keinginannya dan dirinya
tapi tetap terasa di hati ini

aku ingin kau tahu,
kau begitu memberi arti padaku beberapa bulan terakhir
meski masih bertanya,
apa memang takdirku ditinggalkan dan sendiri?
ntahlah…. hanya DIA yang tahu jawabannya…..
terakhir, ini yang ingin kusampaikan
aku masih disini,
jika kau membutuhkanmu,
tangan ini, bahu ini…..
masih ada untuk kau bersandar
seperti dulu aku bersandar padamu (meski kau tak pernah sadar)

- kangen, sesal dan untaian kata yang tak sempat terucapkan padanya dan dirinya -

Previous page

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.