04.02.08
Ketika memutuskan sendiri….
ketika mencoba melarikan diri beberapa waktu lalu,
saya berharap lebih
ada pikiran yang lebih jernih untuk mengurai semuanya
meski akhirnya dia kembali
tapi dia berubah
atau hanya rasa ini saja?
entahlah……
dia menjadi dingin
tidak seperti biasanya
canda dan celoteh itu
hilang tak berbekas…
ketika mencoba mengerjakan project yang tertunda,
demi sidang pada bulan juni ini
tak mampu singkirkan kerisauan hati
diantara semua kekalutan hati
ada rasa syukur
karena ada dirinya
selalu ada dalam hari-hariku
menghiburku dengan ceritanya, tentang ponakannya,
tentang hari-harinya, tentang tulisannya, tentang kekasih hatinya…
celoteh, celaan, tangisan, semuanya menghiburku
melupakan sejenak kegalauan ini
kemarin, hati dan otak ini tak kuat
hanya ingin melihatnya senyumnya, mendengar celotehnya
walau hanya 5 menit
dan jarak tempuh ke tempatnya jauh lebih panjang
dari waktu bertemu dengannya
tapi, aku yakin dia mampu menenangkanku
meski dia tak tahu kekalutan ini
kehadirannya mampu membuatku percaya
aku tak sendiri lagi, setelah dia yang lain memutuskan pergi
aku emosi, saat dia menguatirkanku
padahal dia hanya bermaksud care padaku
maafkan aku, aku benar-benar menyesal
tlah melukaimu
malam tadi aku kembali lari
keluar dari rumah jam 20.15, menjemput adhek di Graha Pena, langsung ke Sutos
Pukul 23.30 ketika keluar dari Sutos, sendiri menembus gelap malam
Tiba dirumah, hampir tengah malam, masih merevisi denah Ibu…
Pagi ini setelah mengerjakan amanat Ibu,
langsung menuju kenjeran, berusaha merasakan sedikit damai
hanya hati lebih lapang…
tiba dirumah, dengan perut kosong
membaca sms dari dia
kaget, tapi berusaha mengerti
naik ke lantai 2, tak mampu menahan lagi
akhirnya linangan itu keluar tak mampu ditahan
memohon dengan sangat agar bisa mendengarkan suaranya
menjelaskan apa yang aku rasa
tapi keputusannya dah dibuat
aku hanya bisa menghargainya
tak bisa memaksa apapun
saat dia juga pergi meninggalkanku sendiri
terhenyak…..
ketika kututup pembicaraan itu, kembali berlinang
rasa sakit karena dua orang terdekat saat ini,
yang telah membuatku nyaman,
perlahan tapi pasti pergi, meninggalkanku disini
sakit itu kembali hadir
hampir dua tahun aku menutup luka itu
akhirnya terkoyak lagi…..
aku mencoba mengerti keinginannya dan dirinya
tapi tetap terasa di hati ini
aku ingin kau tahu,
kau begitu memberi arti padaku beberapa bulan terakhir
meski masih bertanya,
apa memang takdirku ditinggalkan dan sendiri?
ntahlah…. hanya DIA yang tahu jawabannya…..
terakhir, ini yang ingin kusampaikan
aku masih disini,
jika kau membutuhkanmu,
tangan ini, bahu ini…..
masih ada untuk kau bersandar
seperti dulu aku bersandar padamu (meski kau tak pernah sadar)
- kangen, sesal dan untaian kata yang tak sempat terucapkan padanya dan dirinya -




Avy said,
April 2, 2008 at 10:06 am
Pertamax.ke kenjeran sendirian.hebat. Duh re.critamu kok ngenes terus.ayo refresing.kuatkan hati pantang menyerah tetap maju opo maneh yo?
Anang said,
April 2, 2008 at 10:25 am
tetap tegar ree…
kucluk said,
April 2, 2008 at 10:33 am
ealah mbak-mbak,…
terharu aku….
semangat-semangat..
jeunglala said,
April 2, 2008 at 10:49 am
Untuk kamu, untuk saya juga:
Smile, though your heart is aching
Smile, even though it’s breaking
When there are clouds in the sky
You’ll get by…
If you smile
With your fear and sorrow
Smile and maybe tomorrow
You’ll see the sun come shining through
For you…
Light up your face with gladness
Hide every trace of sadness
Although a tear may be ever so near
That’s the time you must keep on trying
Smile, what’s the use of crying
You’ll find that life is still worthwhile
If you just smile
…karena kamu… atau saya… (meskipun susah dan berat) harus tersenyum….
risdania said,
April 2, 2008 at 2:09 pm
mbak,, chayo chayo,,
ayo jalan2 ajah,,
wong qm ney ratu jalan,,
dia udah gag usah dipikir,,
wong masiy ada mas avy,,
>> gossip mode on
nengbiker said,
April 2, 2008 at 3:06 pm
pertama baca… deg2an deh :p
ternyata….bukan yg dibayangkan.
tetep semangat ya reeeee!!!!
gempur said,
April 2, 2008 at 4:58 pm
apa yang mesti dipikirkan? apa yang mesti diresahkan?
ayo non! bangkit lagi… kenangan itu memang indah tapi menyakitkan, tak baik menyakiti diri sendiri..
cari pengganti… stok Tuhan buatmu masih banyak dan baik-baik kok.. kecuali memang dipertemukan lagi dengannya.. wallahu A’lam..
tapi, jangan begini terus! aku khan jadi ikut sedih.. mosok sampean gak mikirno aku seng melok sedih iki? hiks!
avy said,
April 2, 2008 at 5:06 pm
hayah ada yang menggosipkan akyu….
padahal …….
NoN said,
April 3, 2008 at 2:52 am
nggak perlu disemangatin!!!
biarin sistaku ini menikmati mellow-nya…
wekekeke…
...nat! said,
April 3, 2008 at 10:00 am
re,..
kalo mau kekenjeran mending ama mas avy ajah,.. biar lebih rematis…
kaya di pilem2…
*laaaarrriiiiiiii…..
...nat! said,
April 3, 2008 at 10:02 am
(sek balik maneh… repisi!! saking buru2 sampe salah nulisnya)
re,..
kalo mau kekenjeran mending ama mas avy ajah,.. biar lebih romantis…
kaya di pilem2…
*laaaarrriiiiiiii….. lagih!
avy said,
April 3, 2008 at 2:22 pm
Hayah iki Ana isok melu-melu ngegosipin aku…piye tooo
avy said,
April 3, 2008 at 2:23 pm
Timpluk Ana pake panci……